Kamis, 24 Juli 2014

Ketuhanan

baiklah, sekarang kita tidak akan membahas sesuatu yang sangat tinggi, tapi kita akan membahas sesuatu yang paling dasar, yaitu tentang KETUHANAN,
Ketuhanan adalah suatu yang paling dasar dari semuanya, jadi sebelum membahas yang lain, maka kita harus mengertahui tentang ketuhanan,
apa itu ketuhanan?
ada yang bilang ketuhanan adalah percaya dengan adanya tuhan, oke
ada yang bilang lagi ketuhanan adalah tingkat keimanan seseorang kepada tuhan, bisa di terima
dan mungkin kalian juga punya pandangan tersendiri tentang ketuhanan,
jadi hampir sama dengan yang diatas, yaitu meyakini akan adanya tuhan dan percaya akan keesaan dan sifat sifatNya, siapa kah tuhan semua umat islam?
tentunya ALLAH S.W.T. semua umat islam tau ini, tapi tidak semua orang mengimani Allah,
mereka mengaku beriman tapi tidak beriman, cak itulah kiro kiro :D
terus, mungkin ada beberapa orang yang ketika di katakan "TAKBIR!" mereka bingung,
sedangkan orang orang yang mengetahui mereka akan menjawab dengan "ALLAH HU AKBAR!"
pertanyaannya nih akhi wa ukhti, emang gak boleh ya takbir bilang yang lain??
jawabannya adalah boleh, tapi kenapa menjawab ALLAH HU AKBAR?
karena pisikologi manusia dapat di ciptakan dari berbagai macam, salah satunya dengan cara berulang ulang dengan syarat manusia itu menerimannya,
dengan di ucapkannya ALLAH HU AKBAR maka manusia itu akan tertanam di dirinya bahwa ia selalu diawasi oleh Allah, tuhan semesta alam.
jadi kayak ini, umpamannya ada 300 orang yang membaca Al-Qur'an nih, tapi kenapa tidak semua orang mendapatkan rahmat membaca Al-Qur'an?
karena di antara 300 orang, akan ada orang orang yang berbeda, mungkin saja akan ada 30 orang yang dapat rahmat, 30 orang yang hanya mendapat bacaan, 30  orang yang hanya menyumbangkan suara, dan mungkin ada 30 orang yang mungkin hanya membaca saja, dan 30 yang lain lainnya :D
jadi semuanya tergantung dengan orang itu sendiri,
jadi jangan juga "akhi aku lah nyuruh kawan aku nyebut Allah Hu Akbar sekian juta  kali akhi, tapi masih bae dak berubah"
sekian juta kali banyak nian kalu e, jadi itu tergantung uongnyo, dan jugo jangan sibuk ngurusi uong tapi urusi diri sendiri dulu.

oke semua orang islam tau kalau tuhannya hanya ALLAH SWT,
tapi, kenapa ketika di tanya kalian masih ragu kalau tuhan umat islam itu hanya ALLAH SWT?
itu karena orang orang yang ragu itu tidak mempunyai landasan atas apa yang ia katakan,
jadi di ibaratkan dengan cerita ini,
Kalian adalah orang yang sangat kaya di suatu tempat,
ketika suatu saat ibu anda sakit jantung,
sudah pasti anda akan membawa ibu anda ke rumah sakit yang sangat bagus, bahkan yang terbaik di dunia, dan bahkan kamu sanggup membayar dokter apapun,
jadi dokter itu berkata padamu"jika ibu mu ingin sembuh, belilah obat A,"
dan ketika kamu berjalan pulang kamu bertemu seorang gembel,
dengan nada yang taulah caro gembel :D
"ibuk kau saket? beli obat B"
maka, mana yang akan ada pilih? Obat A yang di katakan dokter, atau obat B yang di katakan gembel?
sudah pasti kalian akan memilih A, kenapa, karena kalian akan sadar bahwa dokter berkata begitu karena dia mempunyai dasar pengetahuan tentang obat obatan tapi tidak dengan gembel itu, bahkan dia tidak mengetahui apa apa tiba tiba bilang beli obat B,
jadi begitulah, kalau kita berpikir melalui landasan makan Allah Adalah Tuhan Kita.

Lalu beberapa orang akan bertanya lagi padamu,
"ngapo kau yakin kau di ciptaken oleh ALLAH?"
jawablah

“Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)-Ku, maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya.” (QS Shaad: 71-72)


masih dak Puas? kasih lagi

“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari air mani…” (QS Faathir: 11)

masih dak cayo? kasil lagi

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya.” (QS Qaaf: 16)

jadi walaupun dio nekak tetap Allah tau apo yang ada dalam hatinnya,


terus tuh kito bakal bahas secara pembentukan Pisikologis manusia,
mengapa ada orang orang yang bertaqwa dan ado jugo yang idak bertaqwa?
"karena mereka dak percaya tuhan, akhi"
bener jawaban di atas, tapi kenapa mereka tidak pecaya adanya tuhan?
karena dalam hatinya belum tertanam tentang adanya Allah di sekitar kita,
membentuk pisikologi jugo ada banyak cara, tapi mungkin kita akan membahas tiga di antaranya saja,
1.Berulang ulang
2.Hukuman
3.Hadiah,

-pertama yang berulang ulang, mungkin di atas tadi sudah e tentang cara penanaman berulang ulang, jadi yang penting tanamkan bahwa kalian selalu di awasi oleh Allah SWT, yang penting ketika di katakan "TAKBIR!!" jawablah dengan semangat "ALLAH HU AKBAR!"

-kedua tentang hukuman, Allah juga telah membahas tentang hukuman dalam dalil dalil berikut,
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”. (Q.S. 4 : 48). 
dosa besar tuh dalam konteks Allah bukan kita, jadi besarnya Allah tuh bukan besarnnya kita,
“Barang siapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang amat jauh”. (Q.S. 22 : 30). 
nah bayangken bae ye nyampak dari langit di samber burung di bawa angin ke tempat yang amat jauh, nah cak mano kamu nak balek :D
“Ingatlah, aku hendak menceritakan kepada kalian tentang dosa-dosa yang paling besar – beliau mengulanginya tiga kali – yaitu syirik (menyekutukan Allah), menyakiti kedua orang tua, dan membuatkesaksian palsu atau perkataan palsu (Hadits riwayat Muslim)”.
nah rasul bae lah berkata 3 kali, naudzubillahhuminzalik.

-ketiga tentang hadiah, nah siapo sih yang dak mau hadiah dari Allah??, dan itu pun di bahas di dalil ini,
“Orang-orang yang beriman (Islam) dan mengerjakan amalan shaleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?” (Qs An-Nisa’ 122),
lah di jamin masuk surga kalo bertaqwa, dan kenikmatan surga tuh berjuta juta kali dari nikmat dunia
jadi kalian yang sudah enak hidup di dunia ketahuilah surga lebih nikmat,
ibaratnya nih, kalian ke ujung samudra, jari kamu kamu celupken ke air itu, trus angkat, nak tetesan air dari jari kalian itu kenikmatak dunia, sedangkan kenikmatan surga tuh sesamudra itu.

trus untuk pengakhiran, bila kalian tau, bertaqwa itu lebih mudah dari bermudarat,
gak percaya, liat nih,
ke musollah pakek uang ga? nggak kan, tapi kalo ke diskotik??bayar broo
trus solat bayar ga? nggak kan, tapi nak mabuk mabukan bayar dak? bayar broo
baca qur'an bayar gak? nggak bro, kan boleh ke masjid trus baca quran, baca majalah dewasa?? harus beli dulu,
sedekah bayak ga? nggak.. sedekah bisa senyum ataupun membantu orang, tapi kalo mau download video bayar ga?? bayar pasti,
nah sekarang jelas kan Akhi wa Ukhti, murah masuk surga apa murah masuk neraka?? :D
tapi kenapa banyak orang bodoh malah buang buang uang buat masuk neraka,
naudzubillahhiminzaliq,
semoga kita bukan termasuk orang orang yang bodoh, amin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar